Warga Terseret Arus Sungai Batang Kapur

    Warga Terseret Arus Sungai Batang Kapur

    50 KOTA - Seorang warga bernama Mak Arus (57), dilaporkan terseret arus deras Sungai Batang Kapur di Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten 50 Kota, pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 15.30 WIB. Hingga berita ini dikeluarkan, korban masih dalam pencarian intensif oleh tim gabungan.

    Peristiwa nahas ini bermula saat Mak Arus, seorang petani kebun yang beralamat di Jorong Lubuk Koto, terlihat hendak menyeberangi Sungai Batang Kapur. Kondisi arus sungai saat itu dilaporkan cukup deras. Saksi mata, Pgl. Yurdanis, warga Jorong Lubuk Koto, sempat mengingatkan dan melarang korban untuk menyeberang karena dinilai berbahaya. Namun, larangan tersebut tidak diindahkan. Diduga karena kelelahan saat mencoba menyeberang, korban akhirnya tergelincir dan terseret arus sungai.

    Mengetahui kejadian tersebut, saksi bersama Wali Nagari Sialang, Rais, segera melakukan upaya pencarian awal dengan menyusuri pinggiran sungai sambil memanggil nama korban. Tidak berhasil menemukan korban, Wali Nagari Sialang kemudian segera menghubungi pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meminta bantuan penanganan dan pencarian lebih lanjut.

    Informasi yang dihimpun, korban diketahui memiliki riwayat gangguan psikologis. Sekitar enam bulan lalu, korban juga pernah mengalami kejadian serupa, yakni hilang di hutan selama kurang lebih tujuh hari.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kapur IX bersama personel Koramil Kapur IX, Sekretaris Camat Kapur IX, serta perangkat Nagari Sialang, segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan langkah-langkah penanganan awal. Sebuah posko pencarian telah didirikan di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, imbauan juga disampaikan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi arus sungai yang sewaktu-waktu dapat berubah.

    Upaya pencarian korban terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, dan dibantu oleh masyarakat setempat. Hingga saat ini, korban belum juga ditemukan dan pencarian masih terus berlangsung dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

    (Berry)

    bencana alam pencarian korban sungai sumatera barat berita lokal kejadian
    Dina Syafitri

    Dina Syafitri

    Artikel Sebelumnya

    Wakapolri Lepas Bantuan Door to Door, Polri...

    Artikel Berikutnya

    Polda Sumbar Kerahkan Alat Berat, Jembatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    BPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Minyak: Rp 2,7 Miliar Dolar dan Rp 25 T
    Kapolres 50 Kota Perkuat Sinergi dengan Dinas Pangan untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
    Tiga Orang Diciduk Saat Pakai Sabu di Kapal, Polres Mentawai Ungkap Kasus Narkotika
    PPATK Ungkap Rp12,49 T Omzet Tekstil Diduga Disembunyikan
    PPATK Ungkap Rp992 T Dana Ilegal dari Tambang Emas Tanpa Izin

    Ikuti Kami