Enam Jembatan Dibangun TNI di Kabupaten Agam Rampung, Akses Warga Kembali Terhubung

    Enam Jembatan Dibangun TNI di Kabupaten Agam Rampung, Akses Warga Kembali Terhubung
    Enam Jembatan Dibangun TNI di Kabupaten Agam Rampung, Akses Warga Kembali Terhubung

    Agam — Pemerintah bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar syukuran atas rampungnya pembangunan jembatan darurat Bailey dan Armco pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu, 28 Januari 2026.

    Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur vital yang sempat terputus akibat bencana besar sepanjang tahun 2025. Terputusnya akses antarjorong dan antarnagari sebelumnya berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat.

    Kasdam Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Brigjen TNI Heri Prakoso P. Wibowo menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.

    “Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk rakyat. Pemerintah bersama TNI, Polri, dan seluruh unsur hadir membangun kembali infrastruktur yang terdampak agar masyarakat tidak merasa sendirian, ” ujar Brigjen TNI Heri Prakoso.

    Ia menambahkan, selain pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan, pihaknya juga tengah melakukan pendataan terhadap fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan akibat bencana.

    “Saat ini pendataan kerusakan sekolah juga sedang dilakukan, sehingga setelah akses jalan pulih, pemulihan sektor pendidikan dapat segera dilaksanakan, ” katanya.

    Jembatan Bailey dan Armco tersebut dibangun oleh Kodim 0304/Agam bersama Batalyon Zeni Konstruksi 12/KJ serta Batalyon Teritorial Pembangunan 897/Singgalang dan 896/SP. Enam jembatan yang berhasil diselesaikan terdiri dari tiga jembatan Bailey dan tiga jembatan Armco yang tersebar di Kecamatan Matur, Candung, dan Tanjung Raya.

    Menurutnya, kembalinya akses penghubung antarwilayah diharapkan mampu menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat yang sempat terhenti akibat bencana.
    “Dengan adanya jembatan ini, anak-anak bisa kembali bersekolah, petani bisa bangkit ekonominya, dan hubungan antarjorong serta antarnagari kembali tersambung. Lebih dari itu, yang terbangun juga jembatan hati di antara kita semua, ” ujarnya.

    Acara syukuran tersebut dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Pangdam XX/TIB diwakili Kasdam Brigjen TNI Heri Prakoso P. Wibowo, didampingi Asops Kasdam Kolonel Infanteri Medi Hariyo Wibowo, Aster Kasdam Kolonel Infanteri Irvan Yusri, Kasiintel Kasrem 032/Wbr Kolonel Arm Farid Hidayat, Kasilog Kasrem 032/Wbr Letkol Czi Bambang Irawan, serta Dewan Pengarah I BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja.

    Hadir pula Bupati Agam yang diwakili Sekretaris Daerah M. Lutfi, unsur Forkopimda termasuk Dandim 0304/Agam Letkol Infanteri Slamet Dwi Santoso, Camat Tanjung Raya Hafidh, Wali Nagari Bayua Hadi Fajrin, serta sejumlah pejabat jorong setempat.

    Rampungnya pembangunan jembatan Bailey dan Armco ini menjadi simbol pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menghadapi serta bangkit dari dampak bencana.

    (Pendim 0304/Agam)

    agam sumatera barat
    Linda Sari

    Linda Sari

    Artikel Sebelumnya

    Mahasiswi Penghafal Al Quran 30 Juz Asal...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Curi Mobil Milik Keluarga Polisi, Pelaku Kabur ke Rawa dan Dibekuk di Pesisir Selatan
    29 Personel Terima Satyalancana Pengabdian, Kapolres Pessel Tegaskan Apresiasi Negara atas Dedikasi Polri
    Mampukah Kabupaten Solok Tuntaskan PR Pembebasan Lahan Jalan Nasional Alahan Panjang–Surian?
    Sekda Medison Sambut Audiensi Program Yari–Eno School Finland, Dorong Generasi Muda Solok Berwawasan Global
    Laka Beruntun di Lubuk Basung, Jasa Raharja Bukittinggi Pastikan Negara Hadir Lindungi Korban

    Ikuti Kami