PADANG — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat melaksanakan rangkaian kegiatan Customer Relationship Management (CRM), Door to Door (DTD), Sigap Instansi, serta sosialisasi pembayaran pajak kendaraan kepada sejumlah perusahaan angkutan umum dan pariwisata di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman, Senin, 2 Februari 2026.
Kegiatan ini menyasar beberapa perusahaan angkutan, di antaranya PT Cantigi, PT Gira, perusahaan perorangan di Kota Padang, serta angkutan desa yang beroperasi di wilayah Padang Pariaman. Petugas Jasa Raharja Samsat Padang dan Samsat Padang Pariaman turun langsung menemui pemilik dan pengelola angkutan untuk melakukan pendataan kendaraan, pemeliharaan data Kendaraan Bermotor Umum (KBU), serta penggalian potensi Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU).
Selain pendataan, Jasa Raharja juga menyampaikan action plan peningkatan pendapatan dan melakukan sosialisasi pembayaran Sumbangan Wajib (SW) bagi kendaraan angkutan umum yang masih menunggak. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap kewajiban administrasi kendaraan, sekaligus memastikan perlindungan dasar bagi penumpang apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
Melalui pendekatan langsung ke lapangan, Jasa Raharja tidak hanya berfokus pada kepatuhan pajak, tetapi juga menekankan pentingnya keselamatan berkendara. Para pengelola angkutan diimbau untuk memastikan armada dalam kondisi laik jalan, pengemudi memenuhi persyaratan, serta kelengkapan administrasi kendaraan selalu aktif. Langkah ini dinilai strategis sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas, khususnya pada sektor transportasi umum.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah mitra angkutan menyampaikan apresiasi dan harapannya agar Jasa Raharja terus berperan aktif dalam meningkatkan keselamatan berkendara dan membantu korban kecelakaan lalu lintas. Mereka juga mengusulkan adanya razia gabungan terhadap angkutan umum tidak resmi, guna menciptakan iklim usaha yang sehat serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengapresiasi keterbukaan para pelaku usaha angkutan dalam mendukung program-program Jasa Raharja. Menurutnya, keterlibatan aktif perusahaan angkutan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepatuhan administrasi sekaligus keselamatan transportasi publik.
“Kami mengapresiasi kerja sama para pelaku angkutan umum dan pariwisata yang telah menerima kunjungan petugas kami. Kegiatan CRM dan DTD ini bertujuan memastikan kendaraan terdata dengan baik, kewajiban SWDKLLJ terpenuhi, serta keselamatan penumpang semakin terjamin. Kami berharap kesadaran ini terus tumbuh karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, ” ujar Teguh Afrianto.
Ia menambahkan, Jasa Raharja Sumatera Barat akan terus melakukan pendekatan persuasif melalui kunjungan lapangan, edukasi berkelanjutan, serta koordinasi lintas instansi. Dengan langkah tersebut, diharapkan kepatuhan pajak kendaraan meningkat, pendapatan IWKBU terjaga, dan layanan perlindungan bagi pengguna angkutan umum dapat berjalan semakin optimal.

Updates.